Perbedaan Direct Selling antara Domestik dan Luar Negeri

Direct Selling berkembang pesat di dalam negeri, tetapi mengalami tantangan di luar negeri. Di wilayah Eropa dan Amerika tidak berkembang dengan baik, sementara di wilayah Asia Tenggara meskipun berkembang pesat, sering menghadapi berbagai hambatan.

Penjual Mana yang Cocok untuk Direct Selling?

1. Produk yang Cocok untuk Ditampilkan secara Langsung: Produk seperti kecantikan, pakaian, peralatan rumah tangga cocok untuk menarik konsumen dengan menampilkan dan mendemonstrasikannya secara langsung melalui direct selling.

2. Memiliki Pengetahuan dan Keahlian Profesional: Penjual yang memiliki pengetahuan atau keahlian profesional, seperti teknik makeup, kursus kebugaran, dapat menarik perhatian dan kepercayaan penonton.

3. Tingkat Penerimaan Direct Selling Tinggi di Pasar Sasaran: Tingkat penerimaan direct selling berbeda-beda di setiap pasar, sehingga sebelum memilih bentuk direct selling, perlu untuk mengkaji sikap pasar sasaran terhadap direct selling.

Pemilihan Platform

1. YouTube Direct Selling: Memimpin pasar belanja langsung di Amerika Serikat, cocok untuk penjual yang berada di platform video panjang.

2. TikTok Direct Selling: Berkembang pesat di Asia Tenggara, cocok untuk penjual di wilayah tersebut. Namun di wilayah Eropa dan Amerika menghadapi krisis usaha.

3. Direct Selling di Platform E-commerce: Termasuk platform lintas batas seperti AliExpress, Amazon, eBay, cocok untuk penjual yang beroperasi dalam dua jalur sekaligus.

4、Aplikasi Belanja Langsung Mandiri: Di luar negeri terdapat beberapa aplikasi belanja langsung mandiri, seperti NTWRK, Whatnot, ShopShop, dengan pertumbuhan pengguna yang pesat.

Tip Kecil Ueeshop

Facebook dan Instagram telah menutup fitur live shopping, bukan pilihan yang cocok.

Di atas adalah referensi strategi pasar luar negeri untuk live shopping.