Konsep dan Area Aplikasi dari Site Grouping

Site Grouping pada dasarnya adalah kumpulan situs web, tetapi harus dikelola secara terpadu, berjenjang, berbagi informasi, dan login tunggal. Saat ini, Site Grouping telah banyak digunakan dalam berbagai bidang, seperti kelompok situs web portal pemerintah, kelompok situs web perusahaan besar, kelompok situs web industri, dan lainnya. Cara kerja Site Grouping umumnya adalah satu orang atau satu tim mengelola beberapa situs web dengan tujuan untuk mendapatkan lalu lintas yang besar melalui mesin pencari, atau untuk meningkatkan peringkat pencarian situs web tersebut melalui penautan yang mengarah ke situs yang sama.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membangun dan Memajukan Site Grouping

1. Tidak boleh menggunakan penautan silang antar Site Grouping:

Tetapkan dengan jelas arah layanan Site Grouping, hindari penautan silang antar Site Grouping. Beberapa pihak pemasaran online berharap Site Grouping dapat memberikan skor suara luar domain kata kunci bagi situs web mereka, bahkan meningkatkan nilai PR. Namun, penautan silang antar Site Grouping akan menyebabkan mesin pencari menganggapnya sebagai pabrik penautan, dan jika ditemukan, akan menerima hukuman.

2. Pilih server IP Site Grouping yang berbeda secara signifikan:

Dalam proses promosi online, perhatikan untuk menghindari kesamaan IP situs. Perubahan IP dapat memengaruhi kecepatan pengindeksan situs, sementara halaman lain mungkin terpengaruh sedikit. Oleh karena itu, untuk mencegah pemindahan forum secara paksa atau jahat, perhatikan pemilihan IP.

Tiga, artikel situs grup harus dihindari sebisa mungkin untuk disalin:

Banyak profesional pemasaran online suka menggunakan situs grup sebagai sumber koleksi untuk dipublikasikan, tetapi memublikasikan banyak artikel yang disalin dapat menyebabkan hasil pengindeksan yang buruk. Disarankan untuk menggunakan artikel kombinasi acak atau pseudorekaan untuk membuat artikel lebih unik.

Empat, strategi perbedaan informasi situs:

Jika situs utama adalah forum e-commerce, klasifikasi dapat dikumpulkan, dan berbagai klasifikasi dijadikan satu atau dua situs, yang memiliki kesamaan rendah antara situs-situs ini, tetapi memiliki kesamaan tinggi dengan situs utama, hal ini dapat memberikan nilai tambah bagi situs utama.